Home / Berita / Liputan Media tentang Pekerjaan Kami di 2017
This image belongs to DW

Liputan Media tentang Pekerjaan Kami di 2017

LBH Masyarakat telah melakukan beberapa program, menangani kasus, dan melakukan advokasi isu-isu terkait selama enam bulan pertama di 2017. Kami secara konsisten memantau dan terjun langsung melindungi hak individu dan kelompok rentan. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian masyarakat dan media yang melakukan peliputan kerja-kerja LBH Masyarakat sehingga pesan dan semangat kemanusiaan dapat tersampaikan ke publik dengan cepat dan tepat. Adapun 139 artikel yang memuat langkah dan pernyataan LBH Masyarakat atas situasi dan fenomena pelanggaran HAM di Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. Kabar 24, 1 Februari 2017, “KASUS SUAP : Dewan Etik MK Harus Diperkuat”
  2. Tempo, 3 Februari 2017, Ghoida Rahma “LBH Masyarakat Soroti Perdagangan Gelap Narkotika di Lapas”
  3. Napza Indonesia, 5 Februari 2017, Yvonne Sibuea, “Isu Lawas Narkoba di Lapas, Kebijakan Pemerintah Tambal Sulam”
  4. Dewantara, 6 Februari 2017, Annisa, “Beasiswa LPDP untuk Indonesia Timur Diskriminatif terhadap ODHA”
  5. Rappler, 7 Februari 2017, Sakinah Ummu, “Kebijakan baru LPDP menuai kontroversi”
  6. CNN, 7 Februari 2017, “LPDP Akui Ada Syarat Penerima Beasiswa Wajib Bebas AIDS”
  7. CNN, 7 Februari 2017, Christie Stefanie “Bos LPDP Setuju Syarat Penerima Beasiswa Bebas AIDS Dihapus”
  8. KBR, 8 Februari 2017, Ninik Yuniati, “Diskriminasi Syarat Beasiswa, LBH Masyarakat Siap Gugat LPDP”
  9. Gatra, 12 Februari 2017, Iwan Sutiawan, “KPP: Ketua MA Harus Sanggup Benahi Peradilan”
  10. Koran Sindo, 13 Februari 2017, Sabir Laluhu, “Besok MA Mulai Pilih Ketua Baru”
  11. Tribun News, 13 Februari 2017, Rizal Bomantama, “Koalisi Pemantau Peradilan Kritisi Pemilihan Ketua MA yang Tertutup”
  12. Jurnal Asia, 16 Februari 2017, “LPDP Tawarkan Beasiswa Afirmasi di Daerah 3 T”
  13. Neraca, 17 Februari 2017, “Koalisi LSM: Ketua MA Harus Berani Reformasi”
  14. Kompas, 23 Februari 2017, Fachri Fahrudin, “LBH Masyarakat Minta Pemerintah Hentikan Persiapan Eksekusi Mati”.
  15. Okezone, 24 Februari 2017, Iradhatie Wurinanda, “Wah Kampus Inggris Akui Karya Sembilan Anak Bangsa Ini”.
  16. Tirto ID, 2 Maret 2017, Patrecia Kirnandita, “Aktivis Akan Gelar Women’s March Jakarta Akhir Pekan Ini”.
  17. VOA Indonesia, 3 Maret 2017, Wardah Fathiyah, “’Women’s March’ Dorong Keadilan untuk Perempuan”.
  18. Rappler ID, 3 Maret 2017, Ursula Florene, “Atas Nama Perempuan Mereka Akan Beraksi”.
  19. Kompas, 4 Maret 2017, Garry Andrew L, “Aksi ‘’Women’s March di Jakarta”.
  20. Global Indonesia News, 4 Maret 2017, Winda, “Unjuk Rasa Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat”.
  21. IndoPress, 4 Maret 2017, Ngaenan, “Women’s March Indonesia Kecam Raja Salman”.
  22. Tirto ID, 4 Maret 2017, Addi M Idhom, “Ratusan Aktivis Gelar Aksi Women’s March di Jakarta”.
  23. com, 7 Maret 2017, Siswanto, “Vonis Mati Kilat Buat Santa di Tengah Acara Dangdut di PN Jakbar”.
  24. com, 7 Maret 2017, Siswanto, “Kisah Santa, Dari Ruang Sidang Sampai Vonis Mati yang Diragukan”.
  25. Kompas, 7 Maret 2017, Ambaranie Nadia Kemala, “Hakim yang Vonis Mati Terdakwa Kasus Narkoba Dilaporkan ke KY”.
  26. Kompas, 7 Maret 2017, Ambaranie Nadia Kemala, “Jaksa DIduga Hilangkan Alat Bukti dalam Sidang Terdakwa Kasus Narkoba”.
  27. com, 8 Maret 2017, Siswanto, “KY Teliti Laporan Vonis Mati Kilat Buat Santa di PN Jakbar”.
  28. Detik, 8 Maret 2017, Aditya Fajar Indrawan, “Dihukum Mati di Kasus 20 Kg Sabu, Santa Berperan Jadi Penerjemah”.
  29. Tirto ID, 8 Maret 2017, Patresia kirnandita, “Hak Perempuan Diakui Sekaligus Diingkari”.
  30. com, 14 Maret 2017, Widjiono Wasis, “1 Warga AS dan 3 Warga China di Nusakambangan”.
  31. Kabar Aku, 14 Maret 2017,“Terpidana Mati Asal Amerika Serikat Ditransfer ke Pulau Eksekusi”.
  32. Sindonews, 14 Maret 2017, Muhaimin, “Indonesia Kirim 1 Warga AS dan 3 Warga China ke ‘Pulau Eksekusi’”.
  33. KBR, 18 Maret 2017, Rio Tuasikal, “3 Peserta Aksi Dipasung Semen Alami Bengkak Kaki, KSP Minta Warga Patuhi Tim Dokter”.
  34. GlobalNews, 30 Maret 2017, “Narkotika dalam RKUHP: Solusi atau Masalah Baru?”.
  35. Detik, 30 Maret 2017, Aditya Fajar, “Koalisi Nilai Mater UU Narkotika Masuk RUU KUHP Tidak Tepat”.
  36. Publicanews, 30 Maret 2017, “LBH Masyarakat Tolah Pidana Narkotika”.
  37. Detik, 2 April 2017, Ahmad Mustaqim, “Penangakapan Ari karena Tanam Ganja untuk Obat Istri Dikritik LSM”.
  38. Tempo, 2 April 2017, Yohanes Paskalis, “LBH Masyarakat: Kasus Fidelis Jadi Momen Revisi UU Narkotika”.
  39. Tempo, 2 April 2017, Yohanes Paskalis, “Alasan Kemanusiaan, LBH Masyarakat Minta Kasus Fidelis Ari Distop”.
  40. Kabar24, 2 April 2017, Noviarizal Fernandez, “LBH Masyarakat Tolak Pidana Narkotika Dimasukkan ke RUU KUHP”.
  41. Nusantaranews, 2 April 2017, Romadhon, “Demi Cinta, LBH Masyarakat: Kasus Ganja FAS Harus Dijadikan Momentum Intropeksi”.
  42. Publicanews, 2 April 2017, “LBH Masyarakat Minta BNN Hentikan Kasus Fidelis Ari”.
  43. Republikpos, 2 April 2017, Prihandoko Jakob, “LBH Masyarakat Desak Pembebasan Fidelis Ari”.
  44. Rmol Sumsel, 2 April 2017, “LBH Desak Pemerintah Kaji Ulang Peraturan tentang Ganja”.
  45. com, 2 April 2017, Siswanto, “Kasus Fidelis Sentuh Hati Nurani, Bagaimana Pemerintah?”.
  46. com, 2 April 2017, Siswanto, “BNN Diminta Stop Usut Fidelis yang Ekstrak Ganja untuk Sakit Istri”.
  47. com, 2 April 2017, Siswanto, “Ketuk Hati Buwas Agar Lepas Fidelis yang Tanam Ganja demi Istri”.
  48. Jawa Pos, 2 April 2017, Yusuf Asyari, “PNS Tanam Ganja Demi Obat Istri, LBH Minta Penyidikan Dihentikan”.
  49. Jawa Pos, 2 April 2017, “Lingkar Ganja Nusantara Desak Penelitian Ganja untuk Obat”.
  50. Kompas, 2 April 2017, Ihsanuddin, “Mengalir, Dukungan untuk Fidelis yang Ditangkap karena Tanam Ganja demi Obati Istri”.
  51. Kompas, 2 April 2017, Ihasnuddin, “Kasus Fidelis Jadi Momentum Legalkan Ganja untuk Pengobatan”.
  52. Kompas, 2 April 2017, Ihsanuddin, “Tanam Ganja untuk Pengobatan Istri, Fidelis Tak Seharusnya Ditangkap dan Dibui”.
  53. Koran Sulindo, 2 April 2017, “Badan Narkotika Nasional Dituding Hambat Penelitian Ganja untuk Pengobatan”.
  54. Lampost, 2 April 2017, “UU Narkotika Perlu Ditinjau Ulang”.
  55. Rmol Banten, 2 April 2017, Wisnu Ari, “BNN Diminta Bebaskan Si Penanam Ganja untuk Pengobatan Istri”.
  56. Aceh Sumatera, 2 April 2017, “Tragedi FAS, Sebuah Ujian untuk Hati Nurani”.
  57. WOL, 2 April 2017, “Fidelis, Pakai Ganja untuk Obati Penyakit Tersandung Hukum”.
  58. Tribun Pekanbaru, 2 April 2017, Teddy Yohanes, “Sejumlah LSM Sesalkan Penangkapan Orang yang Menanam Ganja untuk Pengobatan Istrinya”.
  59. Kumparan, 2 April 2017,”LSM Ingin Regulasi Ganja di Indonesia Ditinjau”.
  60. Kumparan, 2 April 2017, “Kasus Pidana Fidelis yang Tanam Ganja Harus Dihentikan”.
  61. MetroTV News, 2 April 2017, Sholahadin Azhar, “Undang-undang Narkotika Indonesia Harus Direvisi”.
  62. co, 2 April 2017, “LBH Minta BNN Hentikan Penyidikan Kasus Suami Tanam Ganja untuk Obat Istri”.
  63. com, 2 April 2017, “DPRD: Sikapi Arif PNS Tanam Ganja untuk Obat”.
  64. Berita Kepo, April 2017, Amborsius Ambarita, “Ditangkap karena Tanam Ganja demi Obat Istri, Fidelis Didukung banyak Pihak”.
  65. Pojok Sulsel, 2 April 2017, Wahyudi AM, “Kaji Ulangi Regulasi Ganja untuk Kesehatan”.
  66. Rmol, 2 April 2017, Muhamad Iqbal, “Kata LGN, Kasus Yeni Bukti Ganja Obat Berkhasiat”.
  67. Infonawacita, 2 April 2017, Ariyanto, “Tanam Ganja untuk Obati Sakit Istri, Fidelis Ari Dibui”.
  68. Poros Jakarta, 2 April 2017, Otto Ismail, “LGN Minta BNN Kabupaten Sanggau Hentikan Proses Hukum Fidelis”.
  69. Koran Kaltim, 3 April 2017, “LBH Masyarakat Serukan Pelegalan Ganja”.
  70. Kompas, 3 April 2017, Ihsanuddin, “Soal Ganja untuk Kesehatan ini Kata Menteri Kesehatan”.
  71. Media Indonesia, 3 April 2017, “UU Narkotika Indonesia Layak Direvisi”.
  72. Politik Riau, 3 April 2017. “LBH Minta BNN Menghentikan Penyidikan Kasus Suami Tanam Ganja untuk Obat Istri”.
  73. BBC, 3 April 2017, Jerome Wirawan, “PNS Tanam Ganja untuk Obat Istri, Saatnya Ganja demi Kesehatan?”.
  74. Beritagar, 3 April 2017, Muhamad Fikrie, “Kasus Fidelis Ari Membuka Debat Ikhwal Khasiat Ganja”.
  75. Requisitoire, 3 April 2017, “UU Narkotika di Indonesia Patut Dikaji Ulang”.
  76. Rakyat Merdeka TV, 3 April 2017, “Pemerintah Diminta Kaji Ulang Regulasi Ganja”.
  77. IDN Times, 3 April 2017, Rizal Aditya, “Desakan Legalisasi Ganja untuk Pengobatan Mulai Mengemuka”.
  78. Top Metro, 3 April 2017, “Kisah Haru Akhrinya Istri Fidelis AR Meninggal karena Tak Konsumsi Ganja”.
  79. Berita 77, 3 April 2017, Muhamad, “Kasus Fidelis, DPR: Ganja Tidak Perlu Dilegalkan untuk Terapi Medis”.
  80. Harian Nasional, April 2017, “LGN Minta Pemerintah Tinjau Kebijakan Narkotika atas Kasus Fidelis”.
  81. Berita Kompas, 4 April, Siti Dwijayanti, “Fidelis Merawat Sang Istri dengan Ganja Lalu Berujung Tragis”.
  82. Nova, 4 April 2017, Swita Amalia, “Dukungan untuk Fidelis Ari yang Ditangkap karena Tanam Ganja demi Obat Istri Masih Mengalir”.
  83. Hai Online, 5 April 2017, Nurul, “Penjara Enggak Bisa Dijadikan Solusi bagi Pengguna Ganja kaya Fidelis”.
  84. Hukum Online, 6 April 2017, “Mengintip Pandangan Kritis Situasi HAM Indonesia di Forum Internasional”.
  85. Media Indonesia, 7 April 2017, “Penegak HAM Belum Jadi Agenda Prioritas”.
  86. Samara News, 7 April 2017, “Negara Masih Belum Menempatkan Hak Asasi Manusia sebagai Agenda Prioritas”.
  87. Kompas TV (Sapa Indonesia Pagi), 18 April 2017, “Kebijakan Pengunaan Ganja untuk Medis”.
  88. MetroTV (NSI), 24 April 2017, “Dilema Ganja”.
  89. Rappler, 3 Mei 2017, “Saksikan Indonesia sedang Mengalami Sidang ke-27 UPR Dewan HAM PBB di Jenewa”.
  90. Pikiran Rakyat, 4 Mei 2017, Meiliala Arie, “Indonesia Harus Segera Moratorium Hukuman Mati”.
  91. Tempo, 4 Mei 2017, Yohanes Paskalis, “LBH Masyarakat: Respon Indonesia untuk Soal Hukuman Mati, Buruk”.
  92. Tempo, 4 Mei 2017, Yohanes Paskalis, “Catatan Penting LBH Masyarakat dari Evaluasi HAM Indonesia di PBB”.
  93. Pikiran Rakyat, 4 Mei 2017, Arie Meiala, “Indonesia Harus segera Moratorium Hukuman Mati”.
  94. Tirto ID, 10 Mei 2017, Kirnandita, Patresia, “#SaveIbuNuril dan Isu Kriminalisasi Korban Pelecehan Seksual.”
  95. Majalah Opini, 19 Mei 2017, Akbar, Sastiansyah, “Daun Ganja Bak Simalakama, Tidak Dimakan Istri Meninggal, Dimakan Dibui.”
  96. Rappler, 20 Mei 2017, “LBH Masyarakat Kecam Rencana Eksekusi Mati Jilid IV”.
  97. Hukum Online, 20 Mei 2017, STHI Jentera Tandatangani Kesepakatan Program Magang dengan 12 Lembaga.”
  98. Netral News, 20 Mei 2017, Purnomo, Wahyu, “Soal Eksekusi Mati, Jaksa Agung Dituding Bermanuver Politik.”
  99. Sinar Keadilan, 20 Mei 2017, “Citra Indonesia Tercoreng di Dunia Internasional, Eksekusi Mati Jilid 4 Tetap Saja Akan Dilakukan Kejaksaan Agung.”
  100. Publica News, 20 Mei 2017, “Minta Fatwa MA, Jaksa Agung Tidak Paham Hukum.”
  101. co.id, 21 Mei 2017, “LBH Masyarakat: Eksekusi Mati IV, Menukar Suara dengan Nyawa.”
  102. com, 22 Mei 2017, Asropih, “LBH Masyarakat Kecam Aksi Polisi saat Grebek Pesta Gay.”
  103. Tribunews, 22 Mei 2017, Damanik, Liston, “Lembaga Bantuan Hukum Kecam Cara Polisi Tangkap Komunitas Gay.”
  104. Detik, 22 Mei 2017, Mutiara, Indah, “Koalisi LSM Kritik Cara Polisi Gerebek Pesta Gay di Kelapa Gading,”
  105. IDN Times, 22 Mei 2017, Folia, Rosa, “Periksa Pesta Gay dengan Telanjang, Polisi Dikecam.”
  106. CNN TV, 22 Mei 2017,
  107. BBC Indonesia, 22 Mei 2017, “Peserta ‘Pesta Gay’ Diperiksa ‘dalam Keadaan Telanjang’, Polisi Dikecam.
  108. Poskota News, 22 Mei 2017, Adji, “Ini Tanggapan Mabes Polri Soal Protes Penggerebekan Pesta Gay.”
  109. MetroTV News, 22 Mei 2017, Sari, Lukman, “Polisi Minta Protes Penindakan Pesta Homoseks Disampaikan Langsung.”
  110. MetroTV News. 22 Mei 2017, “Penyebaran Foto Pesta Homoseks di Kelapa Gading Dikecam.”
  111. Jawa Pos, 22 Mei 2017, Kuswandi, “Soal Pesta Seks Gay, Kelompok Masyarakat Ini Minta Foto Tak Disebar.”
  112. Suara Surabaya, 22 Mei 2017, Kusuma, Farid, “Gerebek Pesta Gay Polisi Dinilai Melanggar HAM.”
  113. PublicaNews, 22 Mei 2017, “Koalisi Advokasi Kencam Penanganan Kaum Gay di Kelapa Gading.”
  114. Tengok Berita, 22 Mei 2017, “Cara Polisi Tangkap dan Telanjangi Gay Jadi Sorotan.”
  115. id, 22 Mei 2017, Restu, “Aksi Polisi Gerebek Pesta Gay di Kelapa Gading Malah Diprotes oleh 6 Lembaga in, Kenapa?”
  116. com, 22 Mei 2017. “Koalisi LSM Kritik Cara Polisi Grebek Pesta Gay di Kelapa Gading.”
  117. Riau Pos, 22 Mei 2017, Utama, Boy, “Koalisi Advokasi Minta Pelaku Pesta Seks Gay Tidak Disebarkan.”
  118. co.id, 22 Mei 2017, “Penggerebekan Pesta Kaum Gay, Polres Jakut Dinilai Melanggar Hak Asasi.”
  119. KBR, 22 Mei 2017, Bambang Hari, “Koalisi Kecam Cara Polisi Tangkap Seratusan Orang atas Dugaan Prostitusi Gay.”
  120. Voa Indonesia, 22 Mei 2017, Eva Mazrieva, “Koalisi LSM Sesalkan Penangkapan Gay, Polisi Bantah Sengaja Permalukan Tersangka.”
  121. Gerbang Kepri, 22 Mei 2017, “Polisi Tangkap 141 Gay.”
  122. Warta Merdeka Indonesia, 22 Mei 2017, “141 Gay Ditangkap dalam Razia Polisi di Jakarta Utara.”
  123. id, 23 Mei 2017, “LBH Kecam Tindakan Polisi Telanjangi Kaum Gay.”
  124. com, 23 Mei 2017, Zaenudin Ahmad, “Dinilai Tidak Manusiawi saat Gerebek Pesta Gay, Polisi: Kami Lakukan Sesuai Standar.”
  125. com. 23 Mei 2017, “Berang Digiring Polisi, Koalisi Advokasi Bela Gay di Atlantis Gym & Sauna.”
  126. Koran Sindo, 23 Mei 2017, “Pesta Gay Digerebek, 141 Ditangkap, 10 Dijadikan Tersangka.”
  127. Kompas, 23 Mei 2017, Dea Andriani, “ Cara Polisi Menggerebek Pesta Gay Dinilai Tak Manusiawi.”
  128. Kompas, 23 Mei 2017, David Oliver Purba, “Terbongkarnya Tempat Seks Kaum ‘Gay’ di Kelapa Gading.”
  129. Rmol, 23 Mei 2017, Saeful Anwar, “Dikecam Tindakan Tak Manusiawi Polisi Gerebek Pesta Gay.”
  130. Liputan46, 24 Mei 2017, “Polisi Bantah Telanjangi Pelaku Pesta Gay.”
  131. KBR, 31 Mei 2017, Luqman, Agus, “RUU Terorisme, Kontras: Wiranto Seperti Ingin Menghidupkan Kembali RUU PKB.”
  132. Kabar Jakarta, 1 Juni 2017, Hendra, “Hati-hati Pasang Identitas Diri di Medsos.”
  133. Times Indonesia, 1 Juni 2017, Arief, Faizal, “Bila Dibiarkan Persekusi Bisa Ancam Demokrasi.”
  134. Kompas, 1 Juni 2017, Rudi, Alsadad, “Persekusi Dinilai Mengancam Kebebasan Berpendapat.”
  135. Cahaya Kaltim, 2 Juni 2017, Suwarno, Priyo, “Persoalan Hukum LGBT Polisi Terjepit di antara HAM dan Norma Agama.”
  136. Merdeka, 2 Juli 2017, Rizky Andwika, “Calon Anggota Komnas HAM, Kelompok Radikal sampai Penjahat Seksual.”

Media Alternatif dan Forum

  1. Modifikasi – Kisah Fidelis Ari yang Nekat Tanam Ganja demi Kesehatan Istri
  2. Kaskus – Badan Narkotika Nasional Dituding Hambat Penelitian Ganja untuk Pengobatan
  3. Kaskus – Penyebaran Foto Homoseks di Kelapa Gading Dikecam

LBH Masyarakat mengapresiasi  media-media di atas dan media-media lain yang luput dari pantauan kami. Terima kasih telah telah ikut berkontribusi memantau implementasi hak asasi manusia di Indonesia melalui liputan-liputannya.

About Admin Web

Check Also

Dibutuhkan: Relawan Penerjemah Bahasa Kanton dan Khek

LBH Masyarakat adalah organisasi non-pemerintah nirlaba yang menyediakan layanan bantuan hukum secara cuma-cuma kepada masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *