Home / Berita (page 5)

Berita

Desember, 2015

  • 5 Desember

    SP3 Kasus Lapindo Dimanfaatkan Minarak Tunda Ganti Rugi

    Dampak keluarnya Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) kasus lumpur Lapindo dari Kepolisian Daerah Jawa Timur, kini mulai terindikasi penghindaran ganti rugi dari PT. Minarak Lapindo Brantas. “Ini terjadi di lapangan, Minarak menunda pembayaran karena alasan keluar SP3,” ungkap Koordinator Nasional Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Siti Maemunah dalam konferensi pers di …

  • 5 Desember

    Hak Asasi Pengguna Narkotika Kerap Dilanggar

    Salah satu alasannya karena peraturan perundang-undangan yang ada saat ini masih menempatkan para pengguna narkoba sebagai pelaku kriminal. Bukan sebagai korban. “Hendaknya pengguna NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif) diterapkan dengan sistem layanan kesehatan. Bukan pemenjaraan. Ini harapan kita.” Harapan ini disampaikan oleh HM Aminullah, Direktur Bina Pelayanan Kesehatan Jiwa …

  • 5 Desember

    Penghukuman Tak Bikin Jera

    Keputusan PN Tangerang yang menyatakan 10 anak penyemir sepatu bersalah telah berjudi mendapat reaksi dari berbagai kalangan. Mereka menilai, keputusan itu tak memunculkan efek jera, tetapi justru memunculkan masalah baru berupa masa depan suram bagi anak-anak itu. Reaksi berupa pernyataan tersebut datang dari anggota Komisi III DPR Nursyahbani Katjasungkana dan …

  • 5 Desember

    Hakim Nyatakan 10 Anak Bersalah

    Majelis hakim pada Pengadilan Negeri Tangerang, Senin (27/7), menyatakan 10 anak lelaki bersalah melakukan perjudian. Sebagai hukuman, anak-anak itu dikembalikan kepada orangtua mereka untuk dibina di bawah pengawasan Departemen Sosial. Artinya, warga Desa Rawa Rengas, Kabupaten Tangerang, dan Cengkareng, Jakarta Barat, yang terletak persis di belakang Bandara Soekarno-Hatta itu bersalah, …

  • 5 Desember

    Keadilan Menjauh dari Anak

    Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat menilai anak-anak saat ini dibiarkan untuk berjuang dan bergelut sendiri meraih keadilan. Direktur Pemberdayaan Hukum Masyarakat LBH Masyarakat Dhoho A. Sastro, di Jakarta, Rabu (22/7), mengatakan tidak ada mekanisme yang dapat menjamin anak-anak mendapat perlindungan dari negara. Padahal, kata dia, Pasal 16 UU Nomor 23 …

  • 5 Desember

    LBH Masyarakat & Mahasiswa Fakultas Hukum Ikrar dukung KPK

    Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat bersama mahasiswa fakultas hukum di Jakarta melakukan aksi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Kami cemas apabila persoalan korupsi saat ini belum berhasil diatasi, hanya akan membebani generasi kami di masa depan, ” ujar salah satu anggota Summer Internship LBH Masyarakat, Afdhal Mahatta, dalam orasinya di …

  • 5 Desember

    Diadili di PN Tangerang, Kirim Surat ke Presiden SBY

    Sepuluh bocah yang sedang diadili di PN Tangerang dengan dakwaan berjudi mencoba berbagai cara untuk lepas dari jerat hokum. Kemarin, mereka menulis surat yang ditujukan kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mereka berharap, SBY terketuk hatinya dengan menolong mereka agar persidangan dihentikan. Sebagaimana diberitakan kemarin, mereka ditangkap petugas saat …

  • 5 Desember

    UU Anak Belum Sepenuhnya Lindungi Anak

    Menyambut Hari Anak Nasional yang akan diperingati Kamis (23/7) besok masih menyisipkan sejumlah ironi. Bagaimana tidak, UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak tidak sepenuhnya dapat menjamin hak anak. Seperti kasus sepuluh bocah penyemir sepatu yang tertangkap polisi dan diadili karena berjudi di bandara, persetubuhan anak di bawah …

  • 5 Desember

    Anak Indonesia Belum Terlindungi

    Hari Anak Nasional 23 Juli sudah diperingati berulang kali. Namun, nasib anak Indonesia masih belum juga membaik karena anak-anak Indonesia belum terlindungi. Masih banyak kasus kekerasan yang mendera anak-anak Indonesia. Hal itu dikemukakan oleh Direktur Pemberdayaan Hukum dan Penanganan Kasus Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat Dhoho Ali Sastro di Jakarta, Rabu …

  • 5 Desember

    Jaksa Tak Siap, Sidang Sepuluh Anak Penyemir Berlarut-larut

    Persidangan 10 anak penyemir sepatu di Bandara Soekarno-Hatta berlarut-larut. Mestinya hari ini Selasa, (21/7) jaksa penuntut umum Rezki Diniarti membacakan tuntutan. Namun dengan alasan sedang berkonsentrasi dengan ulangtahun kejaksaan maka amar tuntunan belum disusun. Sidang dipimpin ketua majelis Retno Pudyaningtyas dan dua hakim anggota tidak mengenakan toga dengan persidangan tertutup. …