Modul Pendampingan Pengguna NAPZA bagi Tokoh Agama disusun untuk memperkuat pemahaman para pemuka agama mengenai isu NAPZA melalui pendekatan yang berbasis welas asih, kemanusiaan, dan bukti ilmiah. Modul ini berangkat dari kenyataan bahwa banyak pengguna NAPZA masih menghadapi stigma dan diskriminasi, termasuk dalam lingkungan keagamaan, sehingga enggan mencari dukungan ketika membutuhkannya.
Melalui modul ini, peserta diajak memahami kompleksitas persoalan yang dihadapi pengguna NAPZA, mengenali dampak stigma terhadap akses bantuan dan layanan, serta mengembangkan respons yang lebih inklusif dan manusiawi. Dengan menggabungkan pengetahuan dasar tentang NAPZA, pengalaman empiris pengguna, dan prinsip pengurangan dampak buruk (harm reduction), modul ini diharapkan dapat mendorong tokoh agama untuk menjadi sumber dukungan yang aman, menghormati martabat manusia, dan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup pengguna NAPZA di lingkungan jemaat maupun masyarakat.
Baca selengkapnya untuk memahami bagaimana tokoh agama dapat berperan dalam mendampingi pengguna NAPZA dengan pendekatan yang penuh welas asih dan bebas stigma.
