Laporan Tahunan LBH Masyarakat 2025 – Terbentur, Terbentur, Tanpa Terbentuk: Kepentingan Mengerosi Reformasi
Tahun 2025 tidak bisa dipahami sebagai satu tahun yang berdiri sendiri. Apa yang terjadi hari ini merupakan akumulasi dari pelemahan demokrasi, penyempitan ruang sipil, dan kebijakan-kebijakan sebelumnya yang terus membentuk situasi hukum dan hak asasi manusia di Indonesia.
Sepanjang tahun ini, kita menyaksikan penangkapan massal terhadap demonstran, proses persidangan yang berujung pemenjaraan, serta krisis pendanaan di berbagai sektor akibat perubahan kebijakan global termasuk dari Amerika Serikat yang berdampak pada kerja-kerja demokrasi, reformasi hukum, kesehatan, dan iklim.
Gagasan tentang waktu sebagai rangkaian yang berkelanjutan pernah tergambar dalam novel Nineteen Eighty-Four karya George Orwell. Dalam kisah tersebut, represi tidak lahir dalam satu tahun, melainkan dibangun perlahan melalui kontrol atas bahasa, sejarah, dan kebenaran.
Laporan Tahunan 2025 ini kami susun bukan sekadar sebagai catatan satu tahun kalender, melainkan sebagai refleksi atas keberlanjutan situasi hukum dan HAM di Indonesia. Dengan memahami kesinambungan ini, kami berharap publik dapat merebut kembali tafsir atas masa lalu, masa kini, dan arah masa depan yang lebih demokratis.
Kami mengundang Sobat Matters untuk membaca laporan ini secara menyeluruh dan menyelami setiap kisah serta perjuangan yang kami jalankan bersama. Terima kasih atas dukungan yang terus menguatkan langkah kami untuk tetap bergerak dan memperjuangkan perubahan.

